responsive web site generator software

STARCOOL


Varian kaca film starcool merupakan produk unggulan dari star window film dengan tagline “ Feel The Real Cool”. Kaca film starcool menggunakan teknologi terkini yaitu nano ceramic + uv400 yang dapat menolak sinar ultraviolet hingga 100%.

Bukan hanya itu saja, kaca film Starcool juga menghasilkan pandangan yang jernih pada malam hari serta tidak membuat mata kita sakit ketika ada lampu mobil dari arah berlawanan, sehingga kaca film Starcool merupakan paket yang sangat lengkap yaitu tolak panas matahari bagus, tolak sinar ultra violet hingga 100% dan malam juga jernih.

Kaca film Starcool juga memiliki garansi yang lama yaitu 8 tahun up to 10 tahun sehingga merupakan kaca film pioneer dengan garansi terlama.

Kaca film starcool adalah kaca film dengan nano ceramic combine with UV 400 tecnology pertama di indonesia.

Sekilas mengenai sinar ultra violet yang dapat ditolak kaca film starcool

Radiasi dalam Sinar Matahari

Sinar matahari pada umumnya memiliki 3 jenis sinar radiasi yang dibagi gelombangnya: sinar Ultra Violet A (UVA) dengan gelombang panjang, sinar Ultra Violet B (UVB), dan sinar Ultra Violet C (UVC). Semakin pendek gelombang, semakin besar tingkat radiasi yang bisa merusak kulit. Di antara semua sinar ultra violet, UVC adalah yang paling merusak. Untunglah, lapisan ozon bumi mampu menghalau sinar UVC sehingga hanya sinar UVA dan UVB yang masuk.

Sinar UVA dan UVB ini juga tidak bebas dari masalah. Untuk mudahnya, bayangkan sinar UVA sebagai UV Aging dan UVB sebagai UV Burning. Jika terpapar sinar matahari terlalu lama, UVA akan menembus lapisan kulit lebih dalam dan dapat menyebabkan penuaan kulit berupa keriput dan noda hitam. Menurut penelitian dari World Health Organization, paparan sinar UVA ini bahkan bias menyebabkan kanker.

Bagaimana dengan sinar UVB? Pembentukan vitamin D pada tubuh adalah hasil paparan sinar matahari yang mengandung sinar UVB. Namun, terpapar sinar UVB terlalu lama akan membakar kulit dan merusak melanin, yang mengakibatkan kulit yang lebih menggelap.




Perbedaan UVA, UVB, UVC

Sinar Ultra Violet atau yang biasa kita sebut Sinar UV terbagi menjadi 3 kategori yaitu sinar UVA, UVB dan UVC. Dan menurut para ahli, efek dari sinar Ultra Violet di ruangan terbuka berdampak sangat buruk terhadap kulit kita.

Sinar UVA dan UVB dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kita, kondisi ini diperparah pada saat musim panas dan bumi berada di lintasan garis khatulistiwa seperti yang terjadi di Negara kita Indonesia.


Gelombangsinar UVA

Jarak gelombang sinar UVA adalah 320 – 400 nm. Sinar UVA dapat menembus lapisan ozon serta mencapai permukaan bumi, intensitas daripada radiasi sinar UVA adalah sama dari waktu ke waktu selama kurun waktu 1 tahun penuh. Kekuatan sinar UVA sangat dahsyat hingga mampu menembus baju yang kita pakai, kaca dan celah-celah kecil. Sinar UVA berkontribusi terhadap penuaan dini serta kerutan pada kulit kita dikarenakan dapat menembus penetrasi pada kulit bagian dalam serta merusak sel-sel dalam tubuh kita.

Sinar UVA juga sangat dominan dan dapat menyebabkan flek hitam pada kulit. Timbulnya flek hitam ini disebabkan oleh kerusakan terhadap DNA kulit kita. Resiko terkena kanker kulit menjadi lebih besar hingga 75% apabila seseorang sering terpapar sinar UVA pada usia dini sebelum umur 30 tahun. Seiring dan sejalan dengan kemajuan teknologi, hasil riset terbaru menemukan bahwa radiasi darisinar UVA mengakibatkan efek menurunnya sel-sel kekebalan tubuh dalam jumlah yang sangat besar yang mengakibatkan tumbuhnya sel tumor.

Gelombang sinar UVB

Jarak gelombang sinar UVB adalah 290-320 nm, sinar UVB berbeda apabila dilihat dari waktu dan musim. Bagian wilayah yang dilewati lintasan garis khatulistiwa, dampak dari sinar UVB akan lebih besar kerusakan pada lapisan epidermis kulit. Sinar UVB juga dapat menyebabkan kanker kulit, penuaan dini dan berkontribusi pada penggelapan kulit.

Kekuatan sinar ini tidak selalu sama sepanjang tahun. Sinar UVB lebih berdampak pada musim panas, dan Sinar UVB mampu merefleksi pantulan sinar dari air ataupun dari salju. Jadi sangat lah penting sekali untuk selalu memproteksi diri.Dan Sinar UVB ini juga bertanggung jawab terhadap segala jenis kanker kulit.

Gelombangsinar UVC

Gelombang UVC memiliki jarak 200-290 nm (nanometer).Sinar ini adalah yang paling berbahaya dari ketiga kategori, namun sinar UVC ini tidak sampai di permukaan bumi karena terserap oleh lapisan ozon.